Mengubah permainan pada Photokina 2016

Photokina 2016 dimulai dengan sesuatu yang spesial. Kami mengadakan konferensi pers untuk memberitahu dunia tentang sebuah proyek kecil yang kami kerjakan selama beberapa tahun ini.

Pers dunia berkumpul di Koelnmesse di Cologne, Jerman dengan keinginan besar untuk melihat apa yang kami rencanakan untuk dunia fotografi.

Toru Takahashi, Senior Vice President dari Fujifilm Corporation, disambut ke panggung untuk berbicara tentang sejarah panjang kami meluncurkan produk menakjubkan di Photokina.

Meskipun Photokina dimulai pada tahun 1950, kemunculan pertama Fujifilm adalah pada tahun 1966 dan sejak itu Fujifilm selalu ada di setiap show, yang berjalan setiap dua tahun.

  • 1968 menyaksikan kami meluncurkan FUJICA 690 medium format rangefinder.
  • 1978 adalah peluncuran "FUJINON W Series" dari lensa format besar.
  • 1988 melihat kamera digital pertama di dunia, DS-1P
  • 2010 pengumuman X100 - peluncuran yang menggabungkan keahlian analog dengan produk digital masa depan kami.

Kami berharap bahwa 2016 akan menjadi tonggak sejarah lain dalam riwayat pengumuman Photokina kami, karena tahun ini kami umumkan format baru kami - GFX - yang akan tersedia mulai awal 2017. 

FUJIFILM Seri X difokuskan pada keseimbangan sempurna dari ukuran, mobilitas dan kualitas gambar dan telah membawa kembali kegembiraan fotografi untuk banyak orang.

GFX, dengan sensor berukuran besar, akan menyediakan kualitas gambar tertinggi, sementara juga mewarisi "X DNA".

Kedua sistem ini akan saling melengkapi dengan sempurna. Mereka adalah dua jawaban dari Fujifilm untuk era kreativitas fotografi.

Setelah video selesai diputar, Toshi Iida, General Manager Penjualan & Pemasaran disambut naik ke panggung untuk menjelaskan lebih lanjut tentang kamera format baru ini.

FORMAT G

"Format G" - nama itu datang dari peninggalan kamera Format Medium Fujifilm - G690, GS645, GX680 dan sebagainya …

Sensor yang akan ada di kamera Format G pertama akan berukuran besar 43,8 x 32,9mm. 1,7x lebih besar daripada sensor standar 35mm dan sensor generasi pertama akan merekam 51,4 juta piksel. Ini berarti bahwa jika Anda membandingkannya dengan sensor 35mm dari jumlah piksel yang sama, masing-masing piksel adalah 70% lebih besar yang memungkinkan mereka untuk menangkap jumlah cahaya yang lebih besar.

Toshi lalu menjelaskan bahwa sensor ini benar-benar baru. Sensor ini telah dirancang dan disesuaikan untuk Format G. Sensor ini dirancang khusus berbentuk lensa mikro yang akan mengumpulkan cahaya dengan efektif dan proses silikon juga telah dioptimalkan untuk memaksimalkan resolusi dan memperluas jangkauan dinamis.

Sensor baru ini akan duduk di belakang dudukan yang dirancang baru yang disebut "Dudukan G". Dudukan ini akan memiliki tebal plat 4mm untuk memastikannya kuat dan kaku, dan akan dilengkapi dengan terminal 12-pin untuk memasok daya agar bisa mendukung kecepatan AF.

Tidak ada cermin di sistem Format G. Satu alasan untuk ini adalah guncangan cermin yang mempengaruhi kualitas gambar. Selain itu, cermin juga mempengaruhi kendala desain lensa. Jarak pinggiran belakang yang khas pada Format SLR Medium adalah sekitar 70mm. Ini akan menjadi sekitar 26,7mm yang akan memberikan lebih banyak fleksibilitas dalam merancang lensa kecil dengan kualitas yang tinggi.

Fokus belakang bisa sependek 16,7mm, yang adalah 10mm lebih pendek dari jarak pinggiran belakang sehingga ada sedikit penurunan cahaya di bagian akhir perjalanan ke permukaan sensor.

Toshi kemudian berbicara tentang shutter. Dudukan ini dilengkapi dengan shutter bidang fokus sehingga kecepatan shutter maksimum menjadi 1/4000 untuk memungkinkan penangkapan subjek yang bergerak cepat atau menembak dalam suasana cerah dengan penyetelan bukaan lebar.

LENSA-LENSA GF

Beralih ke lensa, Toshi memperkenalkan kisaran baru kami - "Lensa GF". Sensor besar ini akan membutuhkan lensa berkualitas tinggi sebab tanpa kaca yang sangat baik, tidak ada gunanya memiliki sensor yang besar.

Lensanya dipastikan akan bertahan sampai beberapa dekade setelah peluncuran. Hal ini untuk membuktikan kalau lensa ini akan bisa beroperasi dengan sensor hingga 100 megapiksel di masa depan.

Kami menetapkan standar baru yang harus di penuhi oleh lensa. Biasanya, MTF lensa 35mm diukur pada 30 dan 10 baris per mm. Ketika dikonversi ke sensor 33x44, ini akan menjadi setara dengan pengukuran pada 20 dan 7 baris per mm. Namun, MTF Lensa GF akan diukur pada 40 dan 20 baris per mm. Semua Lensa GF harus melebihi standar ini.

Semua lensa dirancang tajam terlepas dari pengaturan bukaan dan berkat sensor berukuran besar, gambar tidak akan terpengaruh sama sekali dengan difraksi.

Filosofi kami dalam mendesain lensa selalu meminimalkan koreksi pemrosesan sinyal. Lensa XF kami untuk Seri X adalah contoh yang baik. Filosofi ini akan diterapkan pada Lensa GF.

Sistem akan secara ideal diluncurkan dengan lensa-lensa berikut yang tersedia:

  • GF63mm F2.8 Prime Standard
  • GF32-64mm F4 Zoom Standard
  • GF120mm F4 Macro

Dan lensa berikut diharapkan tersedia sebelum akhir 2017:

  • GF45mm F2.8
  • GF23mm F4
  • GF110mm F2

DESAIN GFX

G - Peninggalan Format Mediun Fujifilm
F - kualitas citra penampilan-Film
X - Desain dan operabilitas Seri X

Bodi kamera GFX pertama adalah GFX 50S. Dengan berat sekitar 800g, itu sangat kecil dan ringan dibandingkan dengan kamera Format Medium yang ada dan bahkan lebih ringan dan lebih kecil dari kebanyakan kamera 35mm DSLR. Dengan LCD miringnya Anda akan dapat memotret di tingkat pinggang.

Anda dapat memasang Jendela bidik Elektronik yang tercakup dengan kamera untuk memotret dalam gaya SLR.

Anda bahkan dapat menambahkan adapter miring antara EVF dan kamera dan dapat memotret di setiap sudut dengan mata Anda pada jendela bidik yang membantu dengan pemotretan sudut rendah.

Untuk memungkinkan Anda untuk mengontrol pemfokusan secara presisi Anda dapat menggunakan layar eksternal opsional.

Toshi mengakhiri presentasinya dengan mengatakan bahwa GFX hadir di sini untuk menemukan kembali Format Medium.

"Kami akan melihat kembali Photokina 2016 di masa depan dan saya percaya kita akan mengatakan itu adalah peristiwa yang mengubah permainan."

Photokina 2016 berlangsung sampai 25 September 2016 dan kamera GFX dan lensa GF bisa dilihat di belakang kaca pajangan di stand kami di Hall 4.2.

 Photokina 2016 Microsite
 GFX Special Contents

Categories:  Event, Stories
Tags:   Photokina , GFX challenge , development story

Home Kisah-kisah X Mengubah permainan pada Photokina 2016
© FUJIFILM Corporation